Kamis, 03 November 2011

BAB 9 PENGANTAR BISNIS

Manajemenkeuangan perusahaan

BAB IX
ManajemenKeuangan Perusahaan
PengertianManajemenKeuangan
ManajemenKeuanganadalhaktivitaspemilikdanmanajemenperusahaanuntukmemperolehsumber modal yang semurah-murahmyadanmenggunakannya se-efektif, se-efisien, seproduktifmungkinuntukmenghasilkanlaba.
1. Perandantanggungjawabmenajerkeuangan
KesuksesansuatuperusahaandipengaruhiolehkemampuanManajerKeuanganuntukberadaptasiterhadapperubahan, meningkatkandanaperusahaansehinggakebutuhanperusahaandapatterpenuhi, investasidalamaset-asetperusahaandankemampuanmengelolanyasecarabijaksana. ApabilaperusahaannyadapatdikembangkandenganbaikolehManajerKeuangan, makapadagilirannyakondisiperekonomiansecarakeseluruhanjugamenjadilebihbaik.Seandainyasecaralebihluasdana-danadialokasikansecaratidaktepat, makapertumbuhanekonomiakanmenjadilambat. Dalamsuatuperekonomian, efisiensialokasisumber-sumberdayaadalahsangatpentinguntukpertumbuhanekonomisecara optimal.Hal inijugapentinguntukmenjaminbahwaindividu-individudapatmencapaikepuasantertinggibagikebutuhan-kebutuhanpribadimereka.Jadi, melaluiinvestasi, pembelanjaandanpengelolaanaset-asetsecaraefisien, ManajerKeuanganmemberisumbanganterhadappertumbuhankekeyaanperusahaandanpertumbuhanekonomisecaramenyeluruh.
Tanggungjawabmanajerkeuangan :
1. Mengambilkeputusaninvestasi (investment decision)’. Menyangkutmasalahpemilihaninvestasi yang diinginkandarisekolompokkesempatan yang ada, memilihsatuataulebihalternatifinvestasi yang dinilaipalingmenguntungkan.
2. Mengambilkeputusanpembelanjaan (financing decision). Menyangkutmasalahpemilihanberbagaibentuksumberdana yang tersediauntukmelakukaninvestasi, memilihsatuataulebihalternatifpembelanjaan yang menimbulkanbiaya paling murah.
3. Mengambilkeputusandividen (dividend decision). Menyangkutmasalahpenentuanbesarnyapersentasedarilaba yang akandibayarkansebagaidividentunaikepadaparapemegangsaham, stabilitaspembayarandividen, pembagiansahamdividendanpembeliankembalisaham-saham.
Keputusan-keputusantersebutharusdiambildalamkerangkatujuan yang seharusnyadipergunakanolehperusahaanyaitumemaksimumkannilaiperusahaan.
• Penganggaran Modal
Adalah proses identifikasi, evaluasi, danimplementasidarikesempatan yang ada.
Motif-motif yang seringdipakai orang dalampenggunaanpenganggaranmodal :
>. Expansi (perluasan) ;untukmembukacabang. Dalaminvestasiawaldiperlukan modal yang cukupbesar.
>. Replacement (penggantian); menggantisesuatu yang sudahusangmenjadibaru.
>. Renewal (pembaharuan); tambalsulam
Lain-lain; maudijadikan paten, trademark (dalamaktiva yang tidakberwujud).
Tata caradalammembuatmembuatpenganggaran modal :
A.Membuat proposal : biaya yang diperlukanapasaja.
B.Reviewdananalisa.
C.Membuatkeputusanapakahpenganggaran modal tersebutlayakatautidak.
D.Implementasi
E.Mengumpulkanumpanbalikatau feedback
Istilah-istilahdalamcapital budgeting :
1.Independent projects ; proyek yang tidakadaketerkaitannyadenganproyeklainnya. Contoh :bukabisnis salon danbukaresto.
2. Mutually exclusive projects :proyek-proyek yang tidakadahubungannyatapiterkaitolehketerbatasandana.
3. Unlimited funds; proyekdengandana yang tidakterbatas.
• Penggolonganinvestasiaktivatetapdanpemilihanalternatif
Aktivatetap /aktivattidaklancar (fixed assets) dalahkekayaanperusahaan yang pemakaiannyadalamwaktu lama (lebihdarisatuperiodeakuntansi) Aktivatersebutdigunakansendiridalamkegiatan normal perusahaansertamempunyainilai material.
Aktivatetapterdirisbb :
1. Tanah
2. Gedungataubangunan
3.Mesin-mesin
4.Kendaraan
5.Peralatan
• Metodepenilaianinvestasi
Padaumumnyaadabeberapametode yang biasadipertimbangkanuntukdipakaidalampenilaianinvestasi. Metodetersebutantaralainmetode average rate of return, payback, net present value (NPV), internal rate of return (IRR) danmetode profitability index.
• Aruskasmasuk
Aruskas yang masukdaripenjualanbarangdanjasa, pendapatandividen, pendapatanbunga, danpenerimaanoperasilainnya.
• Metode average rate of return
Metodeinimengukurberapatingkatkeuntungan rata-rata yang diperolehdarisuatuinvestasi. Angka yang digunakanadalahlabasetelahpajakdibandingkandengan total atau average investement. Hasil yang diperolehdinyatakandalamprosentase.Angkainikemudiandibandingkandengantingkatkeuntungan yang disyaratkan.
Metodeinitidak kami gunakankarenamengabaikankonsepnilaiwaktuuang.Konseplaba yang digunakanadalahkonsepakuntansidanbukankas, padahalkasadalahhal yang sangatpenting.
Catatan :kasmasukdankeluartidakselaluterjadisesuaidenganpengakuanbiayadanpenghasilan.
• Metodemasapengembalianinvestasi
Metodeinimencobamengukurseberapacepatinvestasibisakembali, karenanyadasar yang digunakanadalahalirankas, bukanlaba.Namun problem utamanyaadalahsulitnyamenentukanperiode payback maksimum yang disyaratkan, untukdipergunakansebagaiangkapembanding.Dalamprakteknya, yang dipergunakanadalah payback umumnyadariperusahaan-perusahaan yang sejenis.
Kelemahanlaindarimetodeiniadalahdiabaikannyanilaiwaktuuangdandiabaikannyaalirankassetelahperiode payback. Akhirnyakelemahanpertamadiatasiolehmetode Discounted Cash Flow. Misalnyaproyek A denganinvestasi 20 juta, denganusiaekonomis 6 tahun, memilikialirankas 6.5 juta per tahun. Proyek B denganinvestasi 20 jutajuga, usiaekonomis 10 tahun, alirankas 6 juta per tahun. Tingkat bunga yang dianggaprelevanadalah 10 %.Makadalamwaktukurang 4 tahun, investasiAakankembali, sedangkan B membutuhkanwaktulebih 4 tahun. Namunsecara total investasi B akanmemberikantambahankas yang lebihbanyak (karenausiaekonomis yang lebih lama). Jadidengan DCF inihanyamenyelesaikanmasalahdiabaikannyaniaiwaktuuangsaja, tetapibelumdapatmengatasimasalahdiabaikannyaalirankassetelahperiode payback.Namundemikiancarainitetappopulerdigunakan, namunhanyasebagaipelengkappenilaianinvestasisaja, terutamauntukperusahaan yang menghadapi problem likuiditasataukelancarankeuanganjangkapendek.
• Metode net presen value
Metodeinimenghitungselisihantaranilaisekaranginvestasidengannilaisekarangpenerimaan-penerimaankasbersih (operasionalmaupun terminal cash flow) di masa yang akandatang. Untukmenghitungnilaisekarangitu, harusditentukantingkatbunga yang dianggaprelevan.
Ada beberapakonsepmenghitungbunga yang dianggaprelevanitu.Padadasarnyatingkatbungatersebutadalahtingkatbungapadasaatkeputusaninvestasimasihterpisahdarikeputusanpembelanjaanataupunwaktumulaimengaitkankeputusaninvestasidengankeputusanpembelanjaan (keterkaitaninihanyamempengaruhitingkatsukubunga, bukanalirankas).
• Metodeprofibality index
Metodeinimenghitungperbandinganantaranilaisekarangpenerimaan-penerimaankasbersih di masadatangdengannilaisekaranginvestasi.Jika PI lebihbesardari 1, makadiannggapmenguntungkan.
• Metode internal rate of return
Dalammetode IRR, dihitungtingkatsukubunga yang menyamakannilaisekaranginvestasidengannilaisekarangpenerimaan-penerimaankasbersih di masamendatang. Jikatingkatbungainilebihbesardaripadatingkatbungarelevan (yang dipersyaratkan), makainvestasidiangapmenguntungkan.
2. Perencanaankeuangan
Mengapapeusahaanmembutuhkandana ?
Setiapperusahaanmembutuhkandanauntuktetapberoperasi, karenakegagalandalammembayarpemasokdapatmembuatbangkrutnyausaha. Manajerharusdapatmembedakanduajenispengeluaran :
A. Pengeluaranjangkapendek (short term)
Pengeluaran yang munculdalamaktivitasbisnissehari-hari. Pengeluaranjangkapendekmeliputidana yang ditanamkandalampersediaan (baikpersediaanbahanbaku, barangdalam proses, maupunbarangjadi), pengeluaranuntukpembayaranupahdangajikaryawan, sertabiayaoperasilainnya.
B. Pengeluaranjangkapanjang (long term)
Sebagaitambahanuntukmemenuhikebutuhandanabagipengeluaranoperasionlanya, perusahaanjugamembutuhkandanauntukmembiayaipengeluaranaktivatetap.
Pembiayaan Perusahaan
Untukmemenuhikebutuhanakanpengeluaranjangkapendekdanjangkapanjang, perusahaanmembutuhkandana yang tidaksajadapatdipenuhiolehkemampuan modal awaldaripemiliksertakemampuannyadalammenghasilkanlabatetapijugadanadariluarperusahaanseiringdenganperkembangankemajuanperusahaannya.
Referensi :
http://www.perfspot.com/docs/doc.asp?id=84710
(http://ilmukalibrasi.blogspot.com/2008/12/metode-penilaian-investasi-kalibrasi_15.html)
(http://www.bangzabar.com/2009/07/fungsi-dan-tanggung-jawab-manajer.html)
(http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1912856-teori-penganggaran-modal-bg-mempelajari/)


BAB 8 PENGANTAR BISNIS

Konsep nilai waktu dari uang

BAB VIII
Konsep nilai waktu dari uang (time value pf money)

Konsep Dasar :

Bahwasetiapindividuberpendapatbahwanilaiuangsaatinilebihberhargadaripadananti.
Sejumlahuang yang akanditerimadarihasilinvestasipadaakhirtahun, kalaukitamemperhatikannilaiwaktuuang, makanilainyaakanlebihrendahpadaakhirtahundepan.
Jikakitatidakmemperhatikannilaiwaktudariuang, makauang yang akankitaterimapadaakhirtahundepanadalahsamanilainya yang kitamilikisekarang.
Lebihsingkatnyaapabilakitadisuruhmemilihakanmenerimauangsaatiniatauseminggukedepan, kita past akanmemilihuntukdiambilsaatinikan? Karenanilai yang kitadapatsaatinidenganseminggukedepantentuakansangatberbedanilaiwaktuuangnya.
Contoh 1 :
UangsekarangRp 45.000,- nilainyaakansamadengan Rp45.000 padaakhirtahun
àkalaukitatidakmemperhatikannilaiwaktuuang, makanilaiuangsekarangadalahlebihtingidaripadauang yang akankitaterimapadaakhirtahundepan.
Jadibukannilaiuangnya yang berbedamelainkannilaiwaktudariuangya, akanlebihterasamanfaatnyasaatmembutuhkannyatahuninidaripadatahundepan.
Contoh 2 :
UangsekarangRp 30.000,- nilainyalebihtinggidaripadaRp 30.000 padaakhirtahundepan, kenapa :
1. KarenakalaukitamemilikiuangRp 30.000 sekarangdapatdisimpan di Bank denganmendapatkanbungamisal 10 % / tahun, sehinggauangtersebutakanmenjadiRp 33.000
2. JadiuangsekarangRp 30.000 nilainyasamadenganRp 33.000 padaakhirtahun.
ISTILAH YANG DIGUNAKAN :
Pv = Present Value (NilaiSekarang)
Fv = Future Value (Nilai yang akandatang)
I = Bunga (i = interest / sukubunga)
n = tahunke-
An = Anuity
SI = Simple interest dalam rupiah
P0 = pokok/jumlahuangygdipinjam/dipinjamkanpadaperiodewaktu
BUNGA adalahsejumlahuang yang dibayarkanataudihasilkansebagaikompensasiterhadapapa yang dapatdiperolehdaripenggunaanuang
1. Nilai yang akandatang
Nilai yang akandatang
Future value (terminal value) adalahnilaiuang yang akandatangdarisatujumlahuangatausuatuseripembayaranpadawaktusekarang, ygdievaluasidengansuatutingkatbungatertentu.
Rumus :
FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n)
2. Nilaisekarang
NilaiSekarang (present value)
Adalahnilaisekarangdarisatujumlahuang/satuseripembayaran yang akandatang, yang dievaluasidengansuatutingkatbungatertentu.
Menghitungnilaipadawaktusekarangjumlahuang yang barudimilikibeberapawaktukemudian.
FVn = P0+ P0(i)(n)
PV0 = P0=
3. Anuitas
I. Pengertian
Anuitas : Cara pembayaranhutangdenganjumlah yang samabesardandalamjangkawaktu yang sama
DalamAnuitas (A) terkandung : —–®1. Angsuran (An)
—–
®2.Bunga (Bn)
A = An + Bn
• AnuitasBiasa
Contoh :
SeseorangmeminjamRp 100.000,00 denganpengembaliansistemangsurananuitas, setahunkemudian. Hutangtersebutakandiangsurselama 5 tahundengansukubunga 4 % per tahun. Setelahdihitung, pengembaliantiaptahunsejumlahRp 22.462,71.
Buatlahtabelrencanaangsuran !
TabelRencanaAngsuran
TahunSisahutangAnuitas :Rp 22.462,71 Sisahutang
Ke- Awaltahunke- Bungaakhirthke- Angsuranakhirthke- Akhirtahunke-
1 Rp 100.000,00 Rp 4.000,00 Rp 18.462,71 Rp 81.537,29
2 Rp 81.537,29 Rp 3.261,49 Rp 19.201,22 Rp 62.336,07
3 Rp 62.336,07 Rp 2.493,44 Rp 19.969,27 Rp 42.366,80
4 Rp 42.366,80 Rp 1.694,67 Rp 20.768,04 Rp 21.598,76
5 Rp 21.598,76 Rp 863,95 Rp 21.598,76 Rp 0
A = A1+B1 = A2+B2 = A3+B3 = An + Bn
(www.e-dukasi.net)
(rhassan.staff.gunadarma.ac.id)
• AnuitasTerhutang
H = A1 + A2 + A3 +…….+ An
H = A1 + A1(1+b) + A1(1+b) + …. + A1(1+b)
Deretgeometri
A : A1
r : (1 + b) Sn =
n : n
= A1
= A1
Kesimpulan: RumusmencariHutangmula-muladanRumusmencariAngsuranpertama
H = A1
atau A1 =
• Nilaisekaranganuitas
adalahsebagainilai i anuitasmajemuksaatinidenganpembayaranataupenerimaanperiodikdan n sebagaijangkawaktuanuitas.
PVAn = (1+i) n ] = A1 [ 1 – {1/ (1+ i)n /i } ]SA1 [(
• Anuitasabadiadalahanuitas yang jangkawaktunyatidakterbatas



 

BAB 7 PENGANTAR BISNIS

SISTEM PRODUKSI DAN OPERASI SERTA PROSES PRODUKSI
SistemProduksidanOperasi
Manajemenproduksidanoperasimerupakanmanajemendarisuatusisteminformasi yang mengkonversikanmasukan (inputs) menjadikeluaran (outputs)yangberupabarangataujasa. Hal iniberkaitandenganpelaksanaanfungsiproduksidanoperasimemerlukanserangkaiankegiatan yang merupakansuatusistem.Sistemproduksimempunyaiunsur-unsuryaitumasukan, pentransformasiandankeluaran.Sedangproduksidanoperasimerupakansuatusistemuntukmeyediakanbarang-barangdanjasa-jasa yang dibutuhkandanakandikombinasiolehanggotamasyarakat.
Yang dimaksuddengansistemadalahmerupakansuaturangkaianunsur-unsur yang salingterkaitdandantergantungsertasalingpengaruh-mempengaruhisatudengan yang lainnya, yang keseluruhannyamerupakansuatukesatuanbagipelaksanaankegiatanbagipencapaiansuatutujuantertentu.Sedangkan yang dimaksuddengansistemproduksidanoperasiadalahsuatuketerkaitanunsur-unsur yang berbedasecaraterpadu, menyatudanmenyeluruhdalampentransformasianmasukanmenjadikeluaran.
Sistemproduksitidakhanyaterdapatpadaindustrimanufaktur, tetapijugadalamindustrijasasepertiperbankan, asuransi, pasarswalayandanrumahsakit.Sistemproduksidanoperasidalamindustrijasamenggunakanbauran yang berbedadarimasukan yang dipergunakandalamindustrimanufaktur.
Sebagaicontohsuatuperusahaantelekomunikasidalampengoperasiannyamembutuhkan modal untuksukucadangdankomponenelektroniksertaperalatan yang terdapatdalamsuatubangunan, disampingperalatantransmissisuaramelaluisistemkabel, menara microwave, station, computers dan operator telepon.ContohsistemProduksidanOperasiadalahsebagaiberikut :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsFWJSDr3GjBYIQlTx8WsI6yHoX2SdhSQUv-nXI6hn43H1QG-uznPWVlGoqRwwe9cM1S32hKbjPSA5CqaGwVDa3Bg4GpyVwB7QyNRblV4DRDIfeOsJMiUncKc2bkhQT0ncsGPBbE2PqCo/s320/Industr.JPG 
Sistemproduksimempunyaimasukan yang dapatberupa, bahanbaku, komponenataubagiandariproduk, barangsetengahjadi, formulir-formulir, parapemesanataulangganandariparapasien. Keluarandarisistemproduksidapatberupabarangjadi, barangsetengahjadi, bahan-bahankimia, pelayanankepadapembelidanpasien, formulir-formulir yang telahselesaidiisidandiproses.
Sistemproduksi yang seringdipergunakandapatdibedakanatas 2 macamyaitu :
1. Proses produksi yang kontinue (continuous process) - dimanaperalatanproduksi yang digunakandisusundandiaturdenganmemperhatikanurut-urutankegiatanatau routing dalammenghasilkanproduktersebut, sertaarusbahandalam proses telahdistandardisir.
2. Proses produksi yang terputus-putus (intermitten process) - dimanakegiatanproduksidilakukantidakstandar, tetapididasarkanproduk yang dikerjakan, sehinggaperalatanproduksi yang digunakandisusundandiatur yang dapatbersifatlebihluwes( flexible ) untukdapatdipergunakanbagimenghasilkanberbagaiprodukdanberbagaiukuran.
3. Proses produksi yang bersifatproyek - dimanakegiatanproduksidilakukanpadatempatdanwaktu yang berbeda-beda, sehinggaperalatanproduksi yang digunakanditempatkan di tempatataulokasidimanaproyektersebutdilaksanakandanpadasaat yang direncanakan.
Setiapsistemterdiridarisubsistem yang lebihkecil, sehinggadalamperusahaansebagaisuatuorganisasi, sistempengorganisasiannyaterdiridaribeberapasubsistem, yang merupakansubsistemfungsional.
Ada 3 macamsubsistemdalamperusahaan yang dapatdibedakanyaitu :
1. SistemPerumusanKebijaksanaan (Policy Formulating System) - Fungsinyaadalahmenyelarakankebijaksanaanorganisasiperusahaan yang mendasardanmenyeluruhdenganmemprosesdanmengolahsertamenganalisisinformasi yang mencerminkankeadaanperusahaandanlingkungansekarangini , keadaan di masadepanbagipencapaiantujuandansasaranperusahaanjangkapendekmaupunjangkapanjang.
2. SistemPengendalianUmum (General Control System) - Fungsiutamanyaadalahmengubahdanmentransformasikaninformasiuntukdasarpengukuran, pengevaluasiandanpemantauanterhadapkeberhasilanpelaksanaankebijakan, strategidan program perencanaansertasekaligusmemberikanupaya-upaya yang harusdilakukanuntukperbaikanataukoreksi agar tujuandansasaran yang direncanakandapattercapai.
3. SistemPengorganisasianAntara (Intermediate Organisasi System)-Fungsinyaadalahuntukmemberikandukunganpelayanan yang dibutuhkanolehsubsistem yang terdapatdalamorganisasiperusahaanatausekaligusmendukungsistemorganisasiperusahaan. Dukunganpelayanan yang tekaitdenganfungsidarisisteminitermasukpengendalian, pelimpahanwewenang, penyampaian saran dankeputusansertadukunganpelayananlainnya.
Pentransformasianinformasidalamsistemproduksidanoperasidapatdilakukandenganmenggunakan model-model matematis, terutamagunamenggambarkandanmemprediksihubunganfungsi-fungsi yang adadalamsistemproduksidanoperasi.Sebagaicontohpenggunaan model-model matematisdalamsistemproduksidanoperasiterdapatdalampemecahanoptimisasiproduksi, optimisasibiayaproduksi, optimisasipersediaan, optimisasikeseimbangankapasitasdan lain-lain.Model-model yang digunakansangatbermanfaatbagipenganalisisandalampemecahanmasalahdan
pengambilankeputusan.
Proses Produksi
Kegiatanutama yang bersangkutandenganmanajemenproduksiadalah proses produksi. Sebelummembahas proses produksi, adabaiknyakitaperlumengetahuiartidari proses danproduksi.
Proses adalahcara, metodedanteknikbagaimanasesungguhnyasumber-sumber (tenagakerja, mesin, bahandandana) yang adadiubahuntukmemperolehsuatuhasil. Sedangkanproduksiadalahkegiatanuntukmenciptakanataumenambahkegunaansuatubarangataujasa.Jadi
proses produksidapatdiartikansebagaicara, metodedanteknikuntukmenciptakanataumenambahkegunaansuatubarangataujasadenganmenggunakansumber-sumber (tenagakerja, mesin, bahan-bahandandana) yang ada.
Jenis-jenis proses produksiitusangatlahbanyak. Tetapi yang umumterdapat 2 jenis proses produksiyaitu :
1. Proses produksiterus-menerus (continuous processes) adalahsuatu proses produksiyang mempunyaipolaatauurutan yang selalusamadalampelaksanaan proses produksi di dalamperusahaan.
2. Proses produksiterputus-putus (intermitten processes) adalahsuatu proses produksidimanaarus proses yang adadalamperusahaantidakselalusama.
Ciri-ciri proses produksiterus-menerusadalah :
1. Produksidalamjumlahbesar (produksimassa), variasiproduksangatkecildansudahdistandardisir.
2. Menggunakan product lay out ataudepartementation by product.
3. Mesinbersifatkhusus (special purpose machines)
4. Operator tidakmempunyaikeahlian/skill yang tinggi.
5. Salah satumesin /peralatanrusakatauterhenti, seluruh proses produksiterhenti.
6. Tenagakerjasedikit
7. Persediaanbahanmentahdanbahandalam proses kecil
8. Dibutuhkan maintenance specialist yang berpengetahuandanpengalaman yang banyak
9.Pemindahanbahandenganperalatan handling yang fixed ( fixed path equipment ) menggunakan ban berjalan ( conveyor ).
Kebaikan proses produksiterus-menerusadalah :
1. Biaya per unit rendahbilaprodukdalam volume yang besardandistandardisir.
2. Pemborosandapatdiperkecil, karenamenggunakantengamesin.
3. Biayatenagakerjarendah.
4. Biayapemindahanbahan di pabrikrendahkarenajaraknyalebihpendek.
Sedangkankekurangan proses produksiterus-menerusadalah :
1. Terdapatkesulitandalamperubahanproduk.
2. Proses produksimudahterhenti, yang menyebabkankemacetanseluruh proses produksi
3. Terdapatkesulitanmenghadapiperubahantingkatpermintaan.
Ciri-ciri proses produksi yang terputus-putusadalah :
1. Produk yang dihasilkandalamjumlahkecil, variasisangatbesardanberdasarkanpesanan.
2. Menggunakan process lay out (departementation by equipment).
3. Menggunakanmesin-mesinbersifatumum (general purpose machines) dankurangotomatis.
4. Operator mempunyaikeahlian yang tinggi.
5. Proses produksitidakmudahberhentiwalaupunterjadikerusakan di salahsatumesin.
6. Menimbulkanpengawasan yang lebihsukar.
7. Persediaanbahanmentahtinggi
8. Pemindahanbahandenganperalatan handling yang flexible (varied path equipment) menggunakantenagamanusiasepertikeretadorong (forklift).
9. Membutuhkantempat yang besar.
Kelebihan proses produksiterputus-putusadalah :
1. Flexibilitas yang tinggidalammenghadapiperubahanproduk yang berhubungandengan,
- process lay out
- mesinbersifatumum (general purpose machines)
- sistempemindahanmenggunakantenagamanusia.
2. Diperolehpenghematanuangdalaminvestasimesin yang bersifatumum.
3. Proses produksitidakmudahterhenti, walaupunadakerusakan di salahsatumesin.
Sedangkankekurangan proses produksiterputus-putusadalah :
1. Dibutuhkan scheduling, routing yang banyakkarenaprodukberbedatergantungpemesan.
2. Pengawasanproduksisangatsukardilakukan.
3. Persediaanbahanmentahdanbahandalam proses cukupbesar.
4. Biayatenagakerjadanpemindahanbahansangattinggi, karenamenggunakantenagakerja yang banyakdanmempunyaitenagaahli.

Daftarpustaka
1.Ahyari, Agus , 1987, ManajemenProduksi I ( Mana 4336 ),
Universitas Terbuka
2. Assauri ,Sofyan, ManajemenProduksidanOperasi, Lembaga
PenerbitFakultasEkonomiUniversitas Indonesia
3. Handoko, T Hani, 1991, Dasar- dasarManajemenProduksi
danOperasi, Edisi 1, BPFE Yogyakarta


BAB 6 PENGANTAR BISNIS

PEMASARAN

1. Pengertian Pasar dan Pemasaran
1. PASAR DAN PEMASARAN
PASAR
Pasar merupakan salah satu tempat yang paling banyak di tuju orang.Hampir semua orang, kaya-miskin, laki-laki-perempuan, besar-kecil, tua-muda, pernah berkunjung ke pasar.Di pasar, ada banyak penjual dan pembeli, ada berbagai macam barang-barang dan ada pula berbagai macam jasa.Penjual dan pembeli melakukan transaksi jual beli, mereka melakukan tawar-menawar harga, setelah terjadi kesepakatan, barang atau jasa di serahkan kepada pembeli dan penjual pun berhak menerima uang pembayarannya.  Jadi, pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli barang atau jasa.Tetapi, pasar tidak harus selalu dikaitkan dengan tempat tertentu. Dengan demikian pasar akan terjadi apabila memenuhi syarat ada penjual dan pembeli, ada barang dan jasa yang di perjualbelikan, dan ada interaksi antara penjual dan pembeli, baik secara langsung ataupun tidak.   Penggolongan Pasar Menurut Struktur ( Banyaknya penjual )
A.  Pasar Persaingan Sempurna
Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna
• Banyak penjual
• Barang dan Jasa yang di perjualbelikan bersifat homogeny
• Produsen bebas keluar masuk pasar
• Ada informasi sempurna
B. Pasar Monopoli
Ciri-ciri Pasar monopoli :
• Hanya ada satu penjual
• Barang yang diproduksikan unik, maksunya unik itu, tidak ada barang lain yang dapat menggantikan secara sempurna barang yang di produksi dipasar monopoli. (no close substitute)
• Ada halangan bagi produsen lain untuk memasuki pasar (Barriers to Entry), beberapa hal yang dapat menghalangi produsen lain memasuki pasar, antara lain penguasaan bahan baku yang penting, pemberian hak paten dan izin khusus oleh pemerintah, serta ukuran pasar terlalu kecil untuk di layani oleh lebih dari satu produsen.
Dengan demikian, pasar monopoli adalah suatu model pasar dimana hanya ada satu penjual, output yang dihasilkan bersifat uni, dan ada halangan bagi produsen lain untuk memasukinya.
C. Pasar Oligopoli
Ciri-ciri Pasar Oligopoli
• Ada beberapa produsen yang menguasai pasar, baik secara sendiri-sendiri (independen) maupun bersama.
• Output yang diproduksi sejenis
• Masing-masing penjual cukup mempunyai kekuatan untuk menentukan harga jual output
• Ada hambatan bagi produsen baru untuk memasuki pasar meskipun tidak sebesar hambatan di pasar monopoli
Dengan demikian, pasar oligopoli adalah suatu model pasar di mana ada beberapa produsen yang memproduksi output sejenis dan masing-masing penjual mempunyai kekuatan untuk menentukan harga outputnya.
D. Pasar Persaingan Monopolistik
Ciri-ciri Pasar Persaingan Monopolistik
• Ada banyak penjual/produsen, tetapi seorang produsen masih memiliki kekuatan untuk menetapkan harga jual outputnya.
• Barang dan jasa bersifat homogen terdiferensiasi, artinya barang yang diproduksi para produsen sejenis, tetapi masih bisa di bedakan
• Tidak ada hambatan bagi produsen baru untuk memasuki pasar
PEMASARAN
Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia
.    Pengertian Pemasaran
Menurut William J. Stanton, pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
2. Jenis-Jenis Pasar
a.Pasar Barang
Pasar barang adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang. Pasar barang dapat dibagi lagi menjadi dua macam, yakni :
* Pasar Barang Nyata / Riil
Pasar barang nyata adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang yang bentuk dan fisiknya jelas. Contohnya adalah pasar kebayoran lama, pasar senen, pasar malam, pasar kaget, dan lain-lain.
* Pasar Barang Abstrak
Pasar barang abstrak adalah pasar yang menjual produk yang tidak terlihat atau tidak riil secara fisik.Contoh jenis pasar ini adalah pasar komoditas / komoditi yang menjual barang semu seperti pasar karet, pasar tembakau, pasar timah, pasar kopi dan lain sebagainya.
b. Pasar Jasa / Tenaga
Pasar jasa adalah pasar yang menjual produknya dalam bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan. Jasa tidak dapat dipegang dan dilihat secara fisik karena waktu pada saat dihasilkan bersamaan dengan waktu mengkonsumsinya.Contoh pasar jasa seperti pasar tenaga kerja, Rumah Sakit yang menjual jasa kesehatan, Pangkalan Ojek yang menawarkatn jasa transportasi sepeda motor, dan lain sebagainya.
c. Pasar Uang dan Pasar Modal
* Pasar Uang
Pasar Uang adalah pasar yang memperjual belikan mata uang negara-negara yang berlaku di dunia. Pasar ini disebut juga sebagai pasar valuta asing / valas / Foreign Exchange / Forex.Resiko yang ada pada pasar ini relatif besar dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, namun demikian keuntungan yang mungkin diperoleh juga relatif besar.Contoh adalah transaksi forex di BEJ, BES, agen forex, di internet, dan lain-lain.
* Pasar Modal
Pasar Modal adalah pasar yang memperdagangkan surat-surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan bisnis atau kepemilikan modal untuk diinvestasikan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Contohnya seperti saham, reksadana, obligasi perusahaan swasta dan pemerintah, dan lain sebagainya.
Jenis pasar menurut cara transaksinya. Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.
•    Pasar Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.
•    Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.
Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan,pasar sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.
Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:
•    Pasar Lokal
•    Pasar Daerah
•    Pasar Nasional dan
•    Pasar Internasional
3. Konsep inti pemasaran
* Kebutuhan (needs)
Kebutuhan manusia  (human needs) adalah ketidakberadaan beberapa pemuas dasar. Manusia membutuhkan makanan, pakaian, tempat berlindung, keamanan, hak milik dan harga diri.Kebutuhan ini tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar.Mereka merupakan hakikat biologis dan kondisi manusia.
Sebagai pelaku usaha harus jeli dalam membidik kebutuhan manusia pada saat sekarang ini. Mungkin bisa saya
* Keinginan (wants)
Keinginan (wants) adalah hasrat akan pemuas kebutuhan yang spesifik.Orang daerah perkotaan membutuhkan makanan dan menginginkan hamburger, kentang goreng, dan minuman berkarbonisasi. Dalam masyarakat lain kebutuhan ini mungkin dipenuhi dengan cara lain. Seorang yang lapar di daerah pedesaan mungkin menginginkan nasi, buah-buahan, dan kacang.Meskipun kebutuhan manusia sedikit, keinginan mereka banyak.Keinginan manusia terus dibentuk dan diperbaharui sejalan dengan perkembangan jaman.
Bagi kalangan pengusaha yang ingin membidik pasar dari segi keinginan manusia ini harus benar-benar sekreatif mungkin sehingga manusia (baca: konsumen) tertarik.
* Permintaan (demands)
Permintaan (demands) adalah keinginan akan produk spesifik yang didukung oleh kemampuan dan kesediaan untuk membelinya. Keinginan jadi permintaan jika didukung oleh daya beli.Banyak orang yang menginginkan mobil mewah, namun hanya sedikit yang mampu dan bersedia untuk membeli.Karena itu perusahaan harus mengukur tidak hanya berapa banyak orang yang menginginkan produk mereka tetapi yang lebih penting berapa banyak orang yang benar-benar bersedia dan mampu membelinya.
* Produk
Manusia dalam memuaskan kebutuhan dan keinginannya dengan menggunakan produk.Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan.Produk atau penawaran dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu barang, jasa, dan gagasan.Sebagai contoh adalah sebuah restoran siap saji menyediakan barang (hamburger, kentang goreng, dan minuman ringan), jasa (pembelian, jasa memasak, dan menyediakan tempat duduk), dan gagasan (menghemat waktu konsumen).
Point satu sampai tiga menjadi dasar Anda untuk menentukan produk yang ingin dipasarkan.Gunakan bidikan yang tepat dan perencanaan yang matang untuk menentukan produk Anda (Barang, Jasa atau Gagasan) agar menang dalam persaingan didalam dunia pemasaran.
Perusahaan manufaktur sering membuat kesalahan dengan lebih memperhatikan produk fisik daripada jasa yang diberikan produk tersebut.Mereka merasa menjual produk daripada memberikan pemecahan atas suatu kebutuhan.
* Nilai, Biaya dan Kepuasan
Konsep yang dapat membantu memecahkan masalah ini adalah nilai dan kepuasan. Nilai (value) adalah perkiraan konsumen atas seluruh kemampuan produk untuk memuaskan kebutuhannya.Misalkan seseorang tertarik pada kecepatan dan kemudahan berangkat ke tempat kerja. Jika ditawarkan semua produk tersebut di atas tanpa biaya, ia akan memilih mobil.
Namun, karena tiap produk memiliki biaya  (cost), ia tidak akan memilih mobil yang biayanya jauh lebih besar daripada sepeda atau taksi. Ia harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan mobil. Karena itu ia akan mempertimbangkan nilai dan harga produk sebelum menetapkan pilihan. Ia akan memilih produk yang menghasilkan lebih banyak nilai per rupiah. Menurut DeRose, nilai adalah”pemenuhan tuntutan pelanggan dengan biaya perolehan, pemilikan, dan penggunaan terendah”.
Dalam kegiatan pemasaran, dikenal konsep 4P ,. Konsep ini dapat diterapkan oleh seorang wirausaha dalam memulai suatu bisnis.yaitu
•    Product,
•    Price,
•    Placement,
•    and Promotion.
4. Manajemen Pemasaran
§  Empat faktor tersebut diantaranya adalah harga, daerah pemasaran, kegiatan promosi atau pemasaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan, dan faktor utama yang paling penting yaitu produk itu sendiri. Agar dapat terjadi penjualan yang optimal.
pengertian manajemen pemasaran adalah Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi.
menurut aosiasi pemasaran Amerika, manajemen pemasaran adalah sebuah proses yang merencanakan dan melaksanakan konsep, penetapan harga, promosi dan distribusi gagasan, barang dan jasa untuk menghasilkan pertukaran yang memenuhi sasaran-sasaran yang sudah ditetapkan baik menurut perorangan dan organisasi.
1. Permintaan negatif, yaitu permintaan dimana sebagian dari segment pasar, tidak menginginkan produk itu. tugasnya adalah mempositifkan permintaan.
2. Sedikit permintaan, yaitu keadaan dimana hanya sebagian kecil dari segment pasar yang berminat terhadap penawaran produk. tugasnya adalah menciptakan permintaan.
3. Permintaan tersembunyi, yaitu keadaan dimana ada permintaan, tetapi produk tidak tersedia. tugasnya adalah mengembangkan permintaan.
4. Permintaan menurun, yaitu kondisi permintaan yang tiba-tiba menurun karena sesuatu hal. tugasnya adalah meningkatkan permintaan.
5. Permintaan yang tidak teratur, yaitu keadaan jumlah permintaan yang berubah-ubah yang biasanya diakibatkan oleh perubahan iklim, cuaca, atau mode. tugasnya adalah menyelarasnya permintaan.
6. Permintaan penuh, yaitu jumlah permintaan sama dengan jumlah penawaran. tugasnya adalah mempertahankan permintaan.
7. Permintaan berlebihan, yaitu keadaan dimana permintaan lebih besar daripada penawaran. Keadaan seperti ini biasanya tidak dapat bertahan lama karena akan segera dilirik oleh pengusaha untuk segera memenuhi permintaan tersebut. tugasnya adalah mengurangi permintaan.
8. Permintaan tidak sehat, yaitu jenis permintaan akan barang atau jasa yang merupakan pelanggaran terhadap norma-norma dalam masyarakat dan hukum. tugasnya adalah menindakkan permintaan.
> Tugas-tugas manajemen pemasaran :
1. mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen
2. mengembangkan konsep produksi
3. menguji berlakunya konsep produk
4. membuat design produk
5. mengadakan pembungkusan dan merk
6. mengatur distribusi
7. menetapkan harga
8. mengatur distribusi
9. menciptakan komunikasi pemasaran yang efektif
10. memeriksa penjualan
11. memperhatikan kepuasan konsumen
12. memperbaiki dan mengembangkan rencana pemasaran
§  Falsafah Manajemen Pemasaran
Segala aktivitas haruslah dilandasi oleh falsafah.Falsafah pemasaran harus menjadi pedoman seluruh aktivitas pemasaran. Terdapat 5 falsafah/pedoman yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk menjalankan aktivitas pemasaran, yaitu:
•  Production Concept
Konsumen lebih menyukai produk yang tersedia secara luas dan murah harganya
•  Product Concept
Konsumen  menyukai produk produk yang menawarkan kualitas, dan kinerja terbaik, serta fitur fitur yang inovatif
•  Selling Concept
Konsumen dan pebisnis hanya akan membeli produk yang melakukan usaha usaha pemasaran yang aktif. Konsumen tidak akan membeli jika tidak ada usaha pemasaran yang gencar
•  Marketing Concept
Kunci pencapaian sasaran organisasi adalah seberapa efektif suatu perusahaan dalam menciptakan, menyampaikan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang lebih superior kepada target pasarnya disbanding dengan pesaingnya
5. Holistic Marketing Concept
Merupakan konsep menyeluruh atas relationship marketing, integrated marketing, internal marketing, social responsibility marketing
a. Relationship Marketing:
• ii. Sasaran kunci pemasaran adalah mengembangkan relationship secara mendalam dan abadi dengan semua orang atau organisasi yang dapat mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung keberhasilan aktivitas pemasaran perusahaan.
• iii. Relationship marketing memiliki tujuan membangun secara bersama-sama relationship jangka panjang yang memuaskan dengan pihak pihak kunci, seperti: customer, supplier, distributors, dan partner pemasaran lainnya, sehingga mampu menghasilkan dan mempertahankan bisnisnya.
•  Integrated Marketing:
Pemasaran terintegrasi yang memadukan:
• i. Product
• ii. Price
• iii. Place
• iv. Promotion:
•  Advertising
•  Sales promotion
•  Events and experiences
•  Public relations
•  Direct marketing
•  Personal selling
5. Bauran Pemasaran
Bauran pemasaran adalah empat komponen dalam pemasaran yang terdiri dari 4P yakni
•    Product (produk)
•    Price (harga)
•    Place (tempat, termasuk juga distribusi)
•    Promotion (promosi)
Karena pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti keuangan, teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (Proses).Penulis buku Seth Godin, misalnya, juga menawarkan teori P baru yaitu Purple Cow.
Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu.
Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).
6. Tujuan system pemasaran
1.    Memperkenalkan Produk kepada Umum
2.Melakukan Promosi baik dalam bentuk fisik maupun maya
3.Mendukung Penjualan hingga terjadinya penjualan
4. Melakukan pemetaan terhadap pasar (market share, dsb)
5. Analisa terhadap kompetitor (pesaing usaha)
6. Membuat Feed back bagi produksi (tentang kekurangan dan kelebihan produk yang dibuat dan dipasarkan)
7. sebagai acuan / pertimbangan untuk peningkatan produksi pada periode selanjutnya
7. PENDEKATAN DALAM  MEMPELAJARI PEMASARAN
Experiential marketing merupakan sebuah pendekatan dalam pemasaran yang sebenarnya telah dilakukan sejak jaman dulu hingga sekarang oleh para pemasar. Pendekatan ini dinilai sangat efektif karena sejalan dengan perkembangan jaman dan teknologi, para pemasar lebih menekankan diferensiasi produk untuk membedakan produknya dengan produk kompetitor. Dengan adanya experiential marketing, pelanggan akan mampu membedakan produk dan jasa yang satu dengan lainnya karena mereka dapat merasakan dan memperoleh pengalaman secara langsung melalui lima pendekatan (sense, feel, think, act, relate), baik sebelum maupun ketika mereka mengkonsumsi sebuah produk atau jasa. Experiential marketing sangat efektif bagi pemasar untuk membangun brand awareness, brand perception, brand equity, maupun brand loyalty hingga purchasing decision dari pelanggan. Oleh karena itu pemasar juga harus berhati-hati dalam memilih sarana yang benar dan media yang tepat agar tujuan pemasaran dapat tercapai seperti yang diharapkan.
(http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/mar/article/viewArticle/17009 )
sumber pustaka : http://go-kerja.com/manajemen-pemasaran/  )
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100606014210AADeVlI
http://datakuliah.blogspot.com/2009/11/falsafah-manajemen-pemasaran-   dan.html
http://adhitya92.blogspot.com/

BAB 5 PENGANTAR BISNIS

Manajemen dan Organisasi

1. Manajemen

A.  Pengertian dan peranan manajemen:
Manajemen dapat di artikan sebagai ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Para ahli ekonomi umumnya mempunyai pengertian yang berbeda tantang manajemen, berikut pengertian
Dengan demikian sebenernya manajemen itu hampir selalu ada pada setiap kegiatan manusia sebab manusia akan selalu berusaha berkumpul dan bekerja sama.

B.  Fungsi dan Proses Manajemen:
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang selalu ada dan melekat dalam proses manajemen yang akan dijadiakan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen dapat dilakukan di perusahaan manapun. Pada fungsi manajemen tersebut terdapat beberapa pendapat mengenai fungsi manajemen:
1.  George R. Terry
Fungsi manajemen: planning,organizing, actuating, dan controlling.
2.  Harold Kontz dan Cyrill O’Donnel
Fungsi manajemen: planning, organizing, staffing, directing, dan
conrtolling.
3.  Henry Fayol
Fungsi manajemen: planning, organizing, commanding, coordinating dan controlling
Berikut ini adalah garis besar dari keseluruhan teori yang telah dijabarkan di atas kita dapoat menyimpulkan tiga fungsi manajemen yang sangat umum digunakan yaitu perencanaan, pengorganisasian, dan pengontrolan.
1.  Perencanaan (planning)
Perencanaan adalah kegiatan pertama seorang manajer dalam rangka    melaksanakan fungsi manajemen agar dapat membuat keputusan yang teratur dan logis sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya. Keputusan itu mencakup hal-hal berikut:
-  Analisis, yaitu perhitungan bagaimana perkiraan dimasa depan.
-  Sasaran, yaitu perincian singkat dan tugas mengenai sasaran yang ingin   dicapai,menetapkan hasil yang diinginkan.
-  Kebijakan, yaitu rumusan cara-cara kerja yang akan dilaksanakn.
-  Program, yaitu urutan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk
mencapai sasaran.
-  Skedul waktu, yaitu penetapan waktu atau jadwal yang harus
dilakukan.
-  Anggaran keuangan, yaitu penetapan sumber-sumber keuangan yang
digunakan untuk melaksanakan proyek yang direncanakan.
Planning yang efektif harus memenuhi 5 W 1 H:
-  What   : apa tujuan yang hendak dicapai
-  Why    : mengapa hal tersebut perlu dilakukan.
-  Where : dimana hal tersebut akan dilakukan.
-  When : kapan hal tersebut akan dilakukan
-  Who  : bagaimana cara melakukannya
Fungsi perencanaan bermanfaat untuk hal-hal berikut:
a.  Mengimbangi ketidakteraturan dari perusahaan.
b.  Memusatkan perhatian pada sasaran.
c.  Memperoleh pengelolaan yang ekonomis dan dan efektif
d.  Memudahkan pengawasan.
e.  Mendorong orang memberikan prestasi.
3.  Pelaksanaan (Actuating)
Actuating atau tahap pelasanaan merupakan penerapan atau implementasi dari rencana yang telah ditetapkan dan diorganisasikan.Actuating merupakan langkah-langkah pelaksanaan rencana didalam kondisi nyata yang mekibatkan segenap anggota organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
§  Actuating adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadarab secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini dibutuhkan kepemimpinan (Leadership).
§  Leadership adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar mau bekerja dengan tulus sehingga pekerjaan berjalan lancar dan tujuan dapat tercapai.
4.  Pengawasan (Controlling)
Pengawasan adalah fungsi manajemen yang tak kalah pentingnya, karna didalam pengawasan dilakukan koreksi.Pengawasan diperlukan untuk melihat apakah rencana dilaksanakan sesuai dengan tujuan. Tujuan pengawasan adalah untuk mencegah atau untuk memperbaiki kesalahan,penyimpangan, penyelewengan dan kegiatan lainnya yang tidak sesuai dengan rencana. Didalam pengawasan paling tidak dilakukan tiga proses, yaitu:
§  Melakukan pengukuran terhadap hasil kerja yang telah dicapai.
§  Melakukan perbandingan hasil kerja yang telah dicapai dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya.
§  Melakukan koreksi terhadap hasil kerja yang meliputi pembiayaan dan efesiensi kerja.
Proses Manajemen:
Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:
§  Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
§  Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif  sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
§  Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian.Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih.Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih.Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.
Ciri-Ciri Manajer Profesioanal:
1. Mempunyai rasa percaya diri yang besar.
2. Berpandang jauh kedepan.
3. Berwawasan luas.
4. Berorientasi pada tujuan pencapaian dan hasil
Keterampilan manajemen yang dibutuhkan:
Menurut  Robert  L.Katz :
1.     Keterampilan konseptual (conceptional skill)
2.     Keterampilan berhubungan dengan orang lain ( Humanity skill)
3.     Keterampilan teknis (technical skill)
Menurut  ricky W. Griffin:
1.     Keterampilan manajamen waktu.
2.     Keterampilan membuat keputusan.
2.  Organisasi:
Definisi organisasi
Pengorganisasian (Organizing) Menurut kamus istilah organizing berarti menciptakan suatu struktur  dengan bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antara bagian-bagian dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan sruktur tersebut. Sedangkan pengorganisasian sendiri mempunyai arti yakni sekelompok orang yang bekerja sama dengan menempatkan tugas,fungsi,wewenang, dan tanggung jawab masing-masing untuk mencapai suatu tujuan. Berikut beberapa pendapat para ahli mengenai definisi dari organisasi:
1.Prof Dr. Sondang P. Siagian
organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja   bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.
2.Drs. Malayu S.P Hasibuan
organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
3. Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro
organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
4. James D Mooney
Organization is the form of every human, association for the assignment of common purpose” atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama.
5. Chester L Bernard (1938)
Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih ( Define organization as a system of cooperative of two or more persons) yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama.
6. Paul Preston dan Thomas Zimmerer
Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.(Organization is a collection people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives).
Fungsi pengorganisasian:
a.  Adanya pembagian tugas dan penggolongan kegiatan perusahaan.
b.  Pembagian tugas kegiatan perusahaan kepada kelompok yang telah
ditetapkan.
c.  Menentukan kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan.
Selain mempunyai fungsi, pengorganisasian juga mempunyai tujuan yakni:
a.  Kemudahan dalam pelaksanaan tugas.
b.  Kemudahan pimpinan dalam melakukan pengawasan.
c.  Kemudahan dalam menentukan orang-orang yang dipercaya dalam
melaksanakan tugas.
Pentingnya mengenal Organisasi:
a.  Terciptanya hubungan yang baik antaranggota organiosasi.
b.  Setiap anggota mengetahui tugas dan tanggung jawabnya dalam rangka
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
c.  Spesialisasi dalam melaksanakan tugas
Bentuk-Bentuk Organisasi:
-  Organisasi Garis : diciptakan oleh Henry Fayol.
Organisasi ini hanya mengenal satu komando. Satu wewenang yang
turun langsung dari pempin kebawahan, mulai dari manajer puncak
langsung ke mandor, bawahan bertanggung jawab langsung pada atasan.
-  Organisasi Garis dan Staf : diciptakan oleh Harrington Emerson.
Merupakan bentuk organisasi yang mengambil kelebihan-kelebihan dari
organisasi garis seperti adanya pengawasan secara langsung, serta
mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi staf seperti adanya
spesialisasi kerja.
-  Organisasi Fungsional : diciptakan oleh F.W. Taylor
Bentuk organisasi ini merupakan gabungan dari bentuk organisasi
fungsional dan organisasi garis dan staf.
Prinsip-Prinsip Organisasi:
Prinsip-prinsip organisasi banyak dikemukan oleh para ahli, salah satunya A.M. Williams yang mengemukakan pendapatnya cukup lengkap dalam bukunya “Organization of Canadian Government Administration” (1965), bahwa prinsip-prinsip organisasi meliputi:
1) Organisasi Harus Mempunyai Tujuan yang Jelas.
Organisasi dibentuk atas dasar adanya tujuan yang ingin dicapai, dengan demikian tidak mungkin suatu organisasi tanpa adanya tujuan.  Misalnya, organisasi pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas sebagai suatu organisasi, mempunyai tujuan yang ingin dicapai  antara lain, memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan lain lain.
2) Prinsip Skala Hirarkhi.
Dalam suatu organisasi harus ada garis kewenangan yang jelas dari pimpinan, pembantu pimpinan sampai pelaksana, sehingga dapat mempertegas dalam pendelegasian wewenang dan pertanggungjawaban, dan akan menunjang efektivitas jalannya organisasi secara keseluruhan.
3) Prinsip Kesatuan Perintah.
Dalam hal ini, seseorang hanya menerima perintah atau bertanggung jawab kepada seorang atasan saja.
4) Prinsip Pendelegasian Wewenang.
Seorang pemimpin mempunyai kemampuan terbatas dalam menjalankan pekerjaannya, sehingga perlu dilakukan pendelegasian wewenang kepada bawahannya.Pejabat yang diberi wewenang harus dapat menjamin tercapainya hasil yang diharapkan.  Dalam pendelegasian, wewenang yang dilimpahkan meliputi kewenangan dalam pengambilan keputusan, melakukan hubungan dengan orang lain, dan  mengadakan tindakan tanpa minta persetujuan lebih dahulu kepada atasannya lagi.
5) Prinsip Pertanggungjawaban.
Dalam menjalankan tugasnya setiap pegawai harus bertanggung jawab sepenuhnya kepada atasan.
6) Prinsip Pembagian Pekerjaan.
Suatu organisasi, untuk mencapai tujuannya, melakukan berbagai aktivitas atau kegiatan.Agar kegiatan tersebut dapat berjalan optimal maka dilakukan pembagian tugas/pekerjaan yang didasarkan kepada kemampuan dan keahlian dari masing-masing pegawai. Adanya kejelasan dalam pembagian tugas, akan memperjelas dalam pendelegasian wewenang, pertanggungjawaban, serta menunjang efektivitas jalannya organisasi.
7) Prinsip Rentang Pengendalian.
Artinya bahwa jumlah bawahan atau staf yang harus dikendalikan oleh seorang atasan perlu dibatasi secara rasional.  Rentang kendali ini sesuai dengan bentuk dan tipe organisasi, semakin besar suatu organisasi dengan jumlah pegawai yang cukup banyak, semakin kompleks rentang pengendaliannya.
8) Prinsip  Fungsional.
Bahwa seorang pegawai dalam suatu organisasi secara fungsional harus jelas tugas dan wewenangnya, kegiatannya, hubungan kerja, serta tanggung jawab dari pekerjaannya.
9) Prinsip Pemisahan.
Bahwa beban tugas pekerjaan seseorang tidak dapat dibebankan tanggung jawabnya kepada orang lain.
10) Prinsip Keseimbangan.
Keseimbangan antara struktur organisasi yang efektif dengan tujuan organisasi.Dalam hal ini, penyusunan struktur organisasi harus sesuai dengan tujuan dari organisasi tersebut. Tujuan organisasi tersebut akan diwujudkan melalui aktivitas/ kegiatan yang akan dilakukan.  Organisasi yang aktivitasnya sederhana (tidak kompleks) contoh ‘koperasi di suatu desa terpencil’, struktur organisasinya akan berbeda dengan organisasi koperasi yang ada di kota besar seperti di Jakarta, Bandung, atau Surabaya.
11) Prinsip Fleksibilitas
Organisasi harus senantiasa melakukan pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan dinamika organisasi sendiri (internal factor) dan juga karena adanya pengaruh di luar organisasi (external factor), sehingga organisasi mampu menjalankan fungsi dalam mencapai tujuannya.
12) Prinsip Kepemimpinan.
Dalam organisasi apapun bentuknya diperlukan adanya kepemimpinan, atau dengan kata lain organisasi mampu menjalankan aktivitasnya karena adanya proses kepemimpinan yang digerakan oleh pemimpin organisasi tersebut.
Sebab keberhasilan dan kegagalan Organisasi:
Keberhasilan atau kegagalan organisasi pasti berhubungan dengan peran para anggotanya.Suatu keberhasilan dapat dicapai bila ada kerjasama yg baik antar para anggotanya.Sedangkan kegagalan dapat disebabkan karna adanya faktor internal di pengorganisasian tersebyut yang bersifat negatif.
Sumber:

- buku ekonomi SMA: terbitan piranti dan erlangga’
- www.google.com/search
-http://mudaandikameiza.blogspot.com/